Skip to main content

Mendoakan Orang Lain

Seperti biasa, pada sepertiga malam terakhir, Sayyidah Fathimah — putri kesayangan Rasulullah saw senantiasa melaksanakan shalat tahajud di rumahnya. Terkadang, ia menghabiskan malam-malamnya dengan qiamu lail dan doa. Hasan bin Ali, putranya, sering mendengar munajat sang bunda.

Suatu pagi, ketika Sayyidah Fathimah selesai berdoa, Hasan kecil bertanya, "Ya Ummi, dari tadi, aku mendengarkan doamu, tetapi tak satu pun doa yang kau panjatkan untuk dirimu sendiri?"

Fathimah menjawab dengan lembut, "Nak, doakan dulu tetanggamu karena ketika para malaikat mendengarkanmu mendoakan tetanggamu, niscaya mereka akan mendoakanmu. Adakah yang lebih baik daripada doa para malaikat yang dekat dengan Allah, Tuhan kita?"


Apabila salah seorang mendoakan saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui oleh yang didoakan, para malaikat berkata, "Amin, semoga engkau memperoleh pula sebagaimana yang engkau doakan itu." (HR Muslim dan Abu Dawud)

Comments

Popular posts from this blog

Pentingnya Muru'ah bagi Pengembang Dakwah

Hari ini ada sebuah pelajaran yang berarti bagiku dalam proses pencitraan sebagai seorang pengemban dakwah di tengah-tengah masyarakat yakni pentingnya sifat muru'ah (menjaga kehormatan/kewibawaan) sebagai seorang pengemban dakwah. Hari ini, tepatnya rabu/12 September 2012 ada sebuah tatapan mata sinis yang mengarah kepadaku ketika melaksanakan sholat sunnah 2 rakaat setelah sholat dhuhur,

Larangan Memakai Cincin Emas bagi Laki-Laki

Larangan Memakai Cincin Emas bagi Laki-Laki Diriwayatkan dari Umar, dia berkata, “Rasulullah shallallahu alayhi wasalam pernah membuat cincin emas, dan ketika memakainya meletakkan matanya dibagian dalam telapak tangannya, maka orang-orang jugamembuat cincin emas. Kemudian Rasulullah duduk diatas mimbar dan menaggalkan cincinnya sambil bersabda, ‘ Sungguh aku telah memakai cincin ini dan aku letakkan matanya di perut telapak tangan ‘ Lalau beliau membunag cincinitu sambil berkata, ‘ Demi Allah aku tidak akan memakainya lagi selama-lamanya ‘ maka orang-orang pun membuang cincin mereka”(HR Bukhari dan Muslim).