Skip to main content

Sebuah wasiat yang menceritakan Nabi Muhammad SAW

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kultum shubuh yang saya dapatkan tadi yaituA:
Sebuah wasiat yang menceritakan Nabi Muhammad SAW bertanya langsung kepada Iblis. Pertnyaannya sebagai berikut :

1. Nabi Muhammad SAW : Mengapa kau (Iblis) selalu menggagalkan orang yang ingin sholat berjama'ah di masjid?
Iblis menjawab : Karena apabila seseorang yang ingin melaksankan sholat berjamaah di ma
sjid maka badanku (Iblis) seketika itu langsung demam dan terasa panas selama orang melaksanakan sholat.

2. Nabi Muhammad SAW : Mengapa kau (Iblis) selalu menggagalkan orang yang ingin membaca al-qur'an?
Iblis menjawab : Karena apabila seseorang membaca Al-qur'an maka badanku (Iblis) meleleh bagaikan timah yg di panaskan begitu lah badanku (Iblis) hancur meleleh.

3.Nabi Muhammad SAW : Mengapa kau (Iblis) selalu menggagalkan orang yang ingin berjihad (Belajar Menuntut Ilmu)?
Iblis menjawab : Karena apabila seseorang berjihad (Belajar Menuntut Iimu) maka kedua kakiku (Iblis) seketika itu langsung terikat keduanya.

4.Nabi Muhammad SAW : Mengapa kau (Iblis) selalu menggagalkan orang yang ingin naik haji?
Iblis menjawab : Karena apabila seseorang itu melaksankan haji maka aku (Iblis) dibelengguh oleh Allah swt.

5.Nabi Muhammad SAW : Mengapa kau (Iblis) selalu menggagalkan orang yang ingin bertinfaq/zakat?
Iblis menjawab : Karena apabila seseorang itu mengeluarkan infaqnya/zakatnya maka geragaji yg diatas kepalaku (Iblis) siap untuk memebelahnya diriku (Iblis).

Jangan Sampai Iblis Menggagalkan Ibadah Keseharian Anda, Mari Hancurkan Iblis Dengan Ibadah Anda

Semoga Bermanfaat. TERIMA KASIH

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

sumber http://muhammadramahray.blogspot.com/2012/08/sebuah-wasiat-yang-menceritakan-nabi.html

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan Antara Khuluq dan Khalq

Kata khuluq berarti suatu perangai (watak, tabiat) yang menetap kuat dalam jiwa seseorang dan merupakan sumber timbulnya perbuatan-perbuatan tertentu dari dirinya, secara mudah dan ringan, tanpa perlu dipikirkan atau direncanakan sebelumnya.

Pentingnya Muru'ah bagi Pengembang Dakwah

Hari ini ada sebuah pelajaran yang berarti bagiku dalam proses pencitraan sebagai seorang pengemban dakwah di tengah-tengah masyarakat yakni pentingnya sifat muru'ah (menjaga kehormatan/kewibawaan) sebagai seorang pengemban dakwah. Hari ini, tepatnya rabu/12 September 2012 ada sebuah tatapan mata sinis yang mengarah kepadaku ketika melaksanakan sholat sunnah 2 rakaat setelah sholat dhuhur,